Kelapangan Hati Kunci Hidup-Bahagia
Newsblog

Kelapangan Hati Kunci Hidup-Bahagia

Kelapangan Hati Kunci Hidup Bahagia
Kelapangan Hati Kunci Hidup Bahagia

Ikhwana mengutip dari Mina News – Yakhsyallah Mansur: Kelapangan Hati Kunci Hidup-Bahagia.

Al-Muhajirun Lampung Selatan, Imaamul Muslimin Yakhsyallah Mansur mengatakan, jika ingin merasakan nikmatnya hidup maka lapangkanlah dadamu, sebagaimana yang telah Allah katakan dalam firman-Nya yakni QS Al-Insyirah yang artinya luas atau lapang. “Allah memang telah meletakan beban. Kalo hati tenang tidak ada beban berat. Rasulullah dalam menyampaikan risalahnya itu bukan tidak sulit. Ini beban berat, tapi Rasul melapangkan dadanya”. Ujarnya saat memberikan tausiyah Kelapangan Hati Kunci Hidup-Bahagia di Masjid An-Nubuwwah Dusun AL-Muhajirun Natar Lampung, Senin (10/7).

Karena menurutnya, beban bukan lah hal yang bersifat kekal. Melainkan hanya sebuah proses untuk mencapai derajat yang lebih tinggi. “Setelah Allah berikan beban kepada Nabi Muhammad, dan Nabi Muhammad lapang dada, maka Allah tinggikan namanya. Tidak ada nama yang sering disebut Allah kecuali Rasul,” katanya. Namun menurutnya, fenomena saat ini orang lebih banyak memikirkan kesulitan dari pada kemudahan. Padahal kemudahan lebih banyak di dapat maka Kelapangan Hati Kunci Hidup-Bahagia.

Menurutnya, hal ini karena mereka tidak menjalaninya dengan ikhlas dan lapang dada. Padahal Allah telah berfirman yang artinya “Bersama kesulitan ada kemudahan”. Oleh karena itu, ia mengajak untuk selalu berlapang dada dan bekerja keras dalam menjalani suatu urusan.

Kelapangan Hati

Kelapangan hati menurut bahasa merujuk pada perasaan lega, luas, atau bebas dari tekanan dalam hati atau jiwa. Secara harfiah, “kelapangan” berarti keadaan luas atau lapang, sedangkan “hati” merujuk pada bagian batin manusia yang berkaitan dengan perasaan dan emosi. Jadi, kelapangan hati dapat diartikan sebagai keadaan di mana seseorang merasa tenang, damai, dan tidak terbebani oleh emosi negatif seperti kecemasan, marah, atau sedih.

Kelapangan hati dalam Al-Qur’an sering di kaitkan dengan ketenangan, keikhlasan, serta penerimaan terhadap hidayah dan kebenaran. Beberapa ayat menyebutkan tentang kelapangan hati yang di berikan oleh Allah kepada orang-orang yang menerima petunjuk-Nya. Kelapangan hati dalam perspektif Al-Qur’an merupakan anugerah dari Allah, yang di berikan kepada hamba-Nya yang beriman, sehingga mereka bisa menerima hidayah, merasa tenang dalam keimanan, dan mampu menjalani kehidupan dengan lebih ikhlas.

Yakhsyallah Mansur: Kelapangan Hati Kunci Hidup-Bahagia, Klik link berikut untuk baca selengkapnya: https://minanews.net/yakhsyallah-mansur-kelapangan-hati-kunci-hidup-bahagia